Jumat, 04 April 2014

CANESTER DAN ISINYA


I.                    Pengertian
Canester adalah  bagian dari mesin anetesi yang berisi sodalyme dan berfungsi sebagai penampung kapur penyerap gas CO2 atau CO2 absorber.

http://www.asevet.com/resources/circuits/images/jumbo.gif
Gambar 1 : canester dan isinya

II.                  Jenis Canester
Jenis canester yang  ada :
1.       Single canester
Kelebihan dari single canester adalah lebih murah dan ringan. Sedangkan kekurangan yang didapat pada single canester efisiensi penyerapan rendah, hal tersebut dapat memperlambat induksi dan pemulihan serta meningkatkan komsumsi anestesi.
Circle Absorberhttp://www.asevet.com/resources/circuits/images/waters1.gif
Gambar 2 : Single Canester
Dimana soda kapur cenderung menetap yang memungkinkan penyaluran gas tidak maksimal sehingga menyebabkan rebreathing.
2.       Doeble canester
Kelebihan dari doeble canester adalah penyerapan CO2 lebih lengkap.  Dimana aliran gas ekspirasi masuk ke tabung canester bagian atas dan sebagian besar CO2 diabsorbsi. Carbondioksida yang tersisa kemudian diabsorbsi oleh tabung bagian bawah. Ketika tabung bagian atas itu habis atau berubah warna, tabung bagian bawah dipindahkan  ke atas kemudian canester yang telah habis tadi diganti dengan yang baru dan dipasang di bagian bawah. Susunan ini memberikan efesiensi yang optimal dan ekonomis dalam penyerapan karbondioksida.
Kekurangan dari doeble canester adalah :
·         lebih berat dan lebih mahal daripada model single canester.
·         Tidak stabil jika digunakan secara close system
·         Perubahan lambat  dalam konsentrasi anastesi yang terinspirasi  dengan aliran rendah.
·         Soda kapur dan katup dalam system meningkatkan penolakan untuk bernafas.
·         Memungkinkan penghirupan debu soda kapur.

III.                Isi dari canester
Canester berisi dengan sodalyme yang berupa butir kapur atau kapur barium hidroksida yang akan bisa menetralisir asam karbonat. Reaksi dan produk yang ada meliputi panas, air dan kalsium carbonat. Kapur soda merupakan absorben yang lebih sering diketemukan dan mampu menyerap sampai 23 liter CO2/ 100 gr absorben. Perubahan warna dari pH seperti yang ditunjukkan dengan indicator warna karena terjadinya peningkatan konsentrasi ion hydrogen menunjukkan dikeluarkannya absorben. Absorben bias digantikan bila 50-70% mengalami perubahan warna. Contohnya perubahan warna pada CO2 absorben dapat berupa merah muda berubah menjadi putih, yang putih berubah menjadi ungu.
CO2 Absorber
Gambar 3 : Canester dan Sodalyme




Kandungan sodalyme
·         Kalsium Hidroksidaà Ca(OH)2    70-80%
·         Sodium Hidroksidaà NaOH         < 3,5 %
·         Air à  H2O                                          12-19%
Ukuran :
·         2,5 – 5,0 mm
·         4,0 – 8,0 mm
Bentuk – bentuk soda kapur :
·         Bentuik pellet.
·         Bentuk cylinder.
·         Bentuk regular.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar